banner podcast

Suara Gemetar, Inspektur Sumenep Temui Pendemo dari MPR Madura Raya di Depan Pintu Masuk

  • Bagikan
Suara Gemetar, Inspektur Sumenep Temui Pendemo dari MPR Madura Raya di Depan Pintu Masuk
FOTO: Titik Suryati Inspektur Inspektorat Sumenep saat menemui pendemo di Depan Pintu Masuk kantornya
Banner Iklan

SUMENEP, LimaDetik.Com – Inspektur Sumenep Titik Suryati akhirnya keluar menemui para pendemo dari aktivis Majelis Pemuda Revolusi Madura Raya (MPR Madura Raya) di depan pintu masuk gendung Inspektorat.

Dalam pernyataan singkatnya, Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyampaikan dengan nada lirih terdengar sedikit agak gemetar menyampaikan kepada para aktivis bahwa kejadian pemotongan dana kapitasi di Puskesmas Pragaan sudah ditangani dan proses.

“Teman teman aktivis mahasiswa tidak usah seperti itu (arogan) saat berorasi. Kita yang santai saja kalau bicara, dan perlu saya sampaikan bahwa kasus di Puskesmas Pragaan itu sudah ditindak dengan pemberian saksi yakni Kepala Puskesmas nya ke Kecamatan Nonggunong” katanya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Aktivis MPR Madura Raya Kepung Kantor Inspektorat Sumenep

Yatik sapaan akrabnya menyampaikan, bahwa pihaknya menerima pelimpahan kasus di puskesmas pragaan dari Polres Sumenep karena pihak polres kata dia menyatakan tidak ada unsur pidana dari OTT yang dilakukan anggota kepolisian beberapa tahun yang lalu.

“Setiap perkembangan laporan selalu kami sampaikan kepada pihak pelapor dalam hal ini polres sumenep. Karena kasusnya adalah pelimpahan dari polres kepada kami di Inspektorat, karena polres menyampaikan tidak ditemukan unsur pidana atas OTT yang dilakukan waktu itu” ungkapnya.

Suara Gemetar, Inspektur Sumenep Temui Pendemo dari MPR Madura Raya di Depan Pintu Masuk
FOTO: Aktivis MPR Madura Raya saat mendatangi Kantor Inspektorat Sumenep

Sebelumnya, korlap aksi Noval dengan tegas menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke gedung Inspektorat Sumenep dalam rangka ingin mendengar langsung pernyataan dari Inspektur Inspektorat Titik Suryati yang selama ini terkesan menghindari mahasiswa.

Menanggapi pernyataan dari Inspektur Inspektorat Sumenep, korlap aksi lainnya Mohammad Sohir kepada media dengan tegas mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Titik Suryati sebagai Inspektur Inspektorat Sumenep sangat tidak masuk akal dan janggal.

Pasalnya sebut Sohir, kenap harus Operasi Tangkap Tangan (OTT) jika tidak ada unsur pidana nya. Tentu hal ini sangat lucu dan terkesan ada permainan antara Inspektorat dan Polres Sumenep.

“Bukan kah ini sesuatu yang lucu, apa yang disampaikan Titik Suryati tadi, kasus pemotongan dana Kapitasi di Puskesmas Pragaan tidak ditemukan unsur pidananya. Logikanya kenapa harus OTT, atau jangan jagan ada yang bermain mata di belakang ini semua” ucapnya.

Sohor dengan tegas mengatakan pihaknya tidak puas dengan apa yang disampaikan Inspektur Sumenep Titik Suryati. Pihaknya berjanji akan mengundang Polres Sumenep dan Inspektur duduk bersama dan diskusi membuka semua kebohongan yang ada.

“Tentu jawaban Inspektur tadi tidak memuaskan kami aktivis MPR Madura Raya. Nanti akan kami undang Inspektur dan Polres sumenep duduk bersama untuk menemukan kebenarannya. Dan para media juga akan kami hadirkan biar semuanya tahu” tukasnya.

(yd/yd)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.