banner podcast

Tangkap Aspirasi Masyarakat Melalui Dialog, Bupati Sampang Gelar Safari Ramadhan

  • Bagikan
Tangkap Aspirasi Masyarakat Melalui Dialog, Bupati Sampang Gelar Safari Ramadhan di Sampang
FOTO: Bupati H.Slamet Junaidi bersama Wabup H.Abdullah Hidayat dan Forkopimda
Banner Iklan

SAMPANG, LimaDetik.Com – Safari Ramadhan kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sampang Madura propinsi Jawa timur di Masjid Al – Istianah jalan Rajawali kelurahan Karang dalam Kecamatan Sampang pada Selasa (20/04/2021) pukul 16.00 WIB.

Kali ini sedikit ada nuansa baru. Dikemas dengan dialog santai penuh keakraban antara pemimpin dan orang yang dipimpin. 

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sampang H. Slamet Junaedi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiawan, Asisten beserta seluruh jajaran OPD, Forkopimda, Camat dan Forkopincam, Lurah dan Kades, tokoh agama, takmir masjid, dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Moh. Suaib dalam sanbutannya mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan Sumbangan yang telah diberikan.

“Ini mungkin kali kedua Bupati Sampang mengunjungi Masjid Al-Istianah ini. Pertama kali beliau datang saat peresmian menara masjid beberapa bulan lalu” ucapnya.

Pada sesi dialog, Moh. Syaifullah warga kelurahan karang dalam mengungkapkan bahwa masalah air menjadi permasalahan mendasar di daerahnya.

“Jalan Rajawali sering gak kebagian air pak, padahal kantor PDAM dekat dari sini. Mohon jalan keluar” keluhnya.

Lain halnya dengan H. Makbul, warga Jl. Rajawali ini mengeluhkan genangan air yang mengakibatkan banjir didaerahnya.

Serta berharap Jembatan Srepang bisa terealisasi.

“Jika musim penghujan, jalan didaerah kami banjir pak, karena ada jalan yang dibuntu oleh orang yang mengaku bahwa lahan itu miliknya. Dan saya berharap agar Jembatan penghubung Sreseh dan Sampang terealisasi” harapnya.

Bupati Sampang dengan santun langsung merespon dan menjawab beberapa pertanyaan ataupun keluhan masyarakat. Dia menjelaskan bahwa momentum Safari Ramadhan adalah ajang untuk menyerap aspirasi masyarakat, namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kita ingin berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui dialog santai ini saya ingin mendengar usulan, keluhan dan harapan desa dan kelurahan” ucapnya.

Menanggapi beberapa aspirasi yang terlontar, Pria yang akrab disapa H. Idi ini mengungkapkan bahwa masalah air bukan hanya terjadi di daerah perkotaan saja, namun terjadi dibeberapa daerah lainnya.

“Debit air yang kurang, itu yang menjadi masalah. Saya berharap dengan direktur PDAM yang baru ini ada motivasi baru untuk bisa memecah beberapa persolan yang ada. Jika ada oknum PDAM yang bermain, penjarakan ” tegasnya.

Masih menurut H. Idi, kaitan dengan jembatan srepang pihaknya sudah melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan beberapa pihak demi percepatan realisasi program tersebut.

“Alhamdulillah kita sudah bertemu dengan kementrian PUPR dan Mahfud MD di Jakarta. Srepang itu butuh dana 1,2 Trilliun. Pemerintah daerah sudah melaksanakan pembebasan lahan, hanya tinggal menunggu pembangunannya saja. Semoga bisa cepat terealisasi agar kecamatan yang terisolir bisa terintegrasi dengan kecamatan pengarenangan. PT. Garam pun sudah memperbolehkan lahannya untuk dipergunakan sebagai akses srepang tersebut” ungkapnya

Ditempat yang sama, Direktur PDAM Trunojoyo Sampang Dani Darmawan menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan mapping dan akan membangun tandon raksasa sebagai penyuplai air di wilayah perkotaan.

“Lokasinya disekitar pasar sore sampang, nantu akan dibangun disana. Dana dari dana sharing prooinsi dan daerah yang akan menampung air dari sumber di Gunung maddag dan Sogiyen” pungkasnya 

(MDS/YD)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.