Tinjau Sekolah Tatap Muka, Mahasiswa PPL Turut Menyambut Kunjungan Wali Kota Batu di SMP Muhammadiyah 08 Batu

Tinjau Sekolah Tatap Muka, Mahasiswa PPL Turut Menyambut Kunjungan Wali Kota Batu di SMP Muhammadiyah 08 Batu
FOTO: Wali Kota Batu Dwanti Rumpoko saat meninjau PTMT di SMP Muhammadiyah Malang

BATU, Limadetik.com – Kota Batu kembali membuka Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT) di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekolah level PPKM menurun menjadi level 3.

Sekolah yang bisa melaksanakan PTMT adalah sekolah yang sudah memenuhi persyaratan khusus, misalnya menyediakan tempat cuci tangan di seluruh lingkungan sekolah.

Walikota Batu Ibu Dewanti Rumpoko dan Kepala Dinas Pendidikan Ibu Eny Rachuyningsih meninjau langsung kesiapan SMP Muhammadiyah 08 Batu di hari pertama PTMT, Senin (6/9/2021).

Walikota Batu dan Kepala Dinas Pendidikan tiba di SMP Muhammadiyah 08 Kota Batu pada pukul 07.00 pagi. Kepala Sekolah, para dewan guru, dan juga mahasiswa PPL Universitas Muhammadiyah Malang menyambut kedatangan Wali Kota dan Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan peninjauan Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Tinjau Sekolah Tatap Muka, Mahasiswa PPL Turut Menyambut Kunjungan Wali Kota Batu di SMP Muhammadiyah 08 Batu
FOTO: Wali Kota Batu Dewanti Runpoko disambut Mahasiswa PPL di SMP Muhammadiyah 08 Batu

Peninjauan tersebut dilaksankan untuk kelancaran proses pembelajaran luring (offline) maupun daring (online)” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

“Ibu Dewanti Rumpoko memastikan PTM terbatas harus sesuai protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, adanya tempat cuci tangan dan handsanitazer. Dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas kelas dibatasi hanya 50% peserta didik” ujar bapak Windra Rizkyana selaku kepala sekolah SMP Muhammadiyah 08 Batu.

Ia menjelaskan, aturan mengenai PTM terbatas yaitu tahap awal siswa kelas 7,8 dan 9 masuk sekolah secara luring 3 hari dan online 2 hari. Pertemuan tatap muka (PTM) terbatas digelar dengan system shift yaitu 50% peserta didik masuk dalam shift pertama mulai pukul 07.00-09.30 dan 50% peserta didik masuk mulai pukul 10.00- 12.30 WIB.

“Sambil menunggu untuk menurunnya PPKM ke Level 2 sementara PTM terbatas diberlakukan jika PPKM menurun ke level 2 diharapkan proses pembelajaran dapat dilaksanakan seperti biasanya” jelasnya.