banner podcast

Tutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan Ke VII, Bupati : Hendaknya Memiliki Kompetensi Kepemimpinan

  • Bagikan
Tutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan Ke VII, Bupati : Hendaknya Memiliki Kompetensi Kepemimpinan
FOTO: Bupati Bondowoso, KH.Salwa Arifin saat penutupan pelatihan kepemimpinan
Banner Iklan

BONDOWOSO, LimaDetik.Com – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin menutup pelatihan kepemimpinan pengawas angkatan ke VII, semua peserta yang ikut dalam pelatihan tersebut dinyatakan lulus.

Sebanyak 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, dinyatakan lulus Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP).

Bupati Salwa mengharapkan semua peserta yang telah dinyatakan lulus hendaknya bisa memiliki kompetensi kepemimpinan pelayanan.

“Pelatihan tersebut dilakukan untuk memenuhi standar kompetensi kepemimpinan bagi pejabat pengawas untuk menjamin terlaksananya akuntabilitas jabatan pengawas dalam memberikan pelayanan publik sesuai SOP, dan terselenggaranya pengendalian pekerjaan secara berkesinambungan” kata Bupati dalam sambutannya, Rabu (9/6/2021).

Menurutnya, di era global saat ini yang ditandai berbagai kondisi yang kompetitif, dan menuntut kemampuan aparat yang proaktif dan tanggap terhadap permasalahan di masyarakat.

“Saya yakin, dengan pembekalan yang diperoleh dalam pendidikan dan latihan, dapat memberikan wawasan dan cakrawala berpikir yang jernih dalam melaksanakan tugas di kemudian hari” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan SDM di BKD (Badan Kaepegawaian Daerah) Bondowoso, Suanda mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sekitat 3 bulan.

“Ada beberapa materi yang diterima, namun yang paling berat adalah klasikal. Meski tatap muka tetap menerapkan protokol kesehatan. Kalau yang materi umum dilaksanakan daring” ujar Suanda.

Pengajar dalam latihan tersebut melibatkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, diantaranya Unair Surabaya dan Universitas 17 Agustus. “Muatan lokalnya wakil bupati ngisi, pak bupati juga ngisi” lanjutnya.

Syarat lulus PKP kata dia, harus membuat aksi perubahan dan inovasi sesuai tupoksi di OPD masing-masing.

“Inovasi ini berkaitan dengan tupoksi OPD, percepatan pelayanan, ketatalaksanaan, semua yang menguji perguruan tinggi” katanya lagi.

Menurutnya, berdasarkan peraturan pelatihan tersebut menjadi syarat kenaikan eselon. Dimana di Undang-Undang ASN nomor 5, untuk menduduki pejabat pengawas harus memiliki kompetensi bidang pengawas.

“Sementara yang eselon III harus mengikuti pelatihan administrator” terangnya.

Tampak Hadir dalam Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) ini dihadiri langsung Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rachmat, Pj Sekretaris Daerah, Soekaryo dan pejabat terkait lainnya.

(budhi/yd)

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.