Sosbud  

Ulurkan Tangan, Anak TK di Sampang Bagikan Hasil Celengan Pada Orang Tak Mampu

Ulurkan Tangan, Anak TK di Sampang Bagikan Hasil Celengan Pada Orang Tak Mampu
FOTO: Siswi KB dan TKIK Nurul Hidayah Sampang saat menyerahkan hasil santunan celengan

SAMPANG, LimaDetik.Com – Patut di apresiasi dan dijadikan suri tauladan apa yang telah dilakukan oleh Siswa-siswi peserta didik Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Nurul Hidayah Jl Bahagia 72 Kelurahan Rongtengah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur ini.

Para peserta didik yang masih berumur antara 2 Sampai 6 tahun sudah pandai berbagi dengan cara membagikan hasil celengan yang mereka kumpulkan melalui tabungan sekolah kepada orang yang membutuhkan uluran tangan pada Senin (10/05/2021).

Hasil celengan yang terkumpul, mereka bagikan dalam bentuk beras dan uang 100 ribu kepada anak yatim, kaum dhu’afa dan abang becak yang biasa antar jemput mereka serta sejumlah Masjid.

Giat sosial anak TK ini dilaksanakan pada momentum yang pas. Disaat ekonomi masyarakat menyusut akibat pandemi Covid-19 dan terlahir dari niat yang tulus tanpa tendensius.

Di tempat yang sama, Kepala KB dan TKIK Nurul Hidayah, RR Dewi Trisna S.Pd, M. Pd menjelaskan, giat sosial tersebut  merupakan agenda rutin setiap bulan suci ramadhan yang bertujuan untuk menanamkan nilai dermawan, peduli sesama dan gemar menabung.

Ulurkan Tangan, Anak TK di Sampang Bagikan Hasil Celengan Pada Orang Tak Mampu
FOTO: Siswi TKIK Nurul Hidayah Sampang saat menyalurkan bantuan hasil celengan kepada kaum dhuafa

“Anak anak menyisihkan uang jajan melalui celengan yang disiapkan oleh pihak sekolah. Tabungan dibatasi sampai dengan tanggal 5 Mei 2021″ jelasnya.

Dewi menambahkan, hasil celengan kebaikan yang terkumpul dibelikan beras dan per paket diberi uang 100 ribu untuk dibagikan.

“Sasarannya adalah Anak yatim, kaum dhu’afa, abang becak dan takmir masjid. Khusus untuk takmir masjid diberikan dalam dalam bentuk uang 2 juta” terangnya.

Dewi berharap, kegiatan ini menjadi bekal penanaman nilai karakter.

“Agar kelak anak-anak tumbuh menjadi anak yang peduli terhadap sesama” pungkasnya.

(MDS/YD)