banner podcast

Harga Telur Terjun Bebas Peternak Menjerit

  • Bagikan
Harga Telur Terjun Bebas Peternak Menjerit
FOTO: Telur peternak pasuruan
Banner Iklan

PASURUAN, Limadetik.com – Telur yang merupakan salah satu bahan pokok masyarakat saat ini mengalami penurunan harga yang sangat drastis. Apalagi tidak dibarengi penurunan harga pakan. Tentunya hal ini menambah beban bagi peternak tertutama paternak kelas kecil.

Dengan adanya penurunan harga yang drastis dalam beberapa hari ini membuat penernak mengalami kerugian yang lumayan banyak, karena antara pengeluaran untuk pakan ayam petelur lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual. Penurunan harga ini dikarenakan suplay telur yang berlebihan sedangkan permintaan masih tetap.

Arifin, peternak ayam petelur dari Kabupaten Pasuruan mengatakan, saat ini harga telur ayam boiler mengalami penurunan yang amat sangat drastis. Tentunya ini membebani kami sebagai peternak, sedangkan harga pakan masih stabil tidak ada penurunan harga.

“Dari harga sebelumnya di kisaran Rp. 200.000 – Rp. 210.000 per 10 kg (satu peti) saat ini harganya hanya Rp. 170.000 per 10 kg. Mengalami penurunan sekitar Rp. 30.000. Dalam satu hari ayam petelur hanya menghasilkan 4 hingga 5 peti dengan jumlah ayam 1000 ekor” katanya, Sabtu (28/8/2021).

Dengan turunnya harga telur tersebut, Arifin berharap dapat dibantu oleh pemerintah dengan menurunkan harga pakan, karena menurut dia, jika harga pakan bisa turun kemungkinan masih bisa mengimbangi harga telur yang anjlok saat ini.

“Harga pakan jika turun setidaknya beban peternak tidak terlalu berat. Maka dari itu kami berharap pemerintah mau membantu kami peternak kecil dengan menurunkan harga pakan yang saat ini masih mahal” tukasnya.

banner iklan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.